Denim Cheongsam: Saat Budaya Timur Punya Sisi "Rugged"
Ada alasan kenapa tahun ini kami memilih siluet Tang Suit untuk dipadukan dengan material Denim. Menjelang tahun Fire Horse, kami ingin menghadirkan sesuatu yang punya karakter kuat nggak cuma rapi saat dipakai makan malam keluarga, tapi tetap punya attitude saat dipakai nongkrong di kopi darat.
Bukan Sekadar "Baju Imlek"
Siluet yang kamu lihat ini sebenarnya adalah Tangzhuang atau Tang Suit. Menariknya, baju ini mulai populer secara global sebagai simbol martabat pria setelah digunakan oleh para pemimpin dunia dalam pertemuan besar APEC 2001 di Shanghai. Kita mengambil wibawa Tang Suit ini dan "menabraknya" dengan Heavyweight Denim yang tebal. Hasilnya? Sebuah perpaduan unik antara (Denim) dan tradisi (Cheongsam).

Karakter di Setiap Jahitan
Kenapa koleksi ini spesial? Kita membuang kesan kaku dari kemeja oriental biasa dan menggantinya dengan material Heavyweight Denim yang tebal dan bertekstur. Detail kerah tegak (Cheongsam) dengan kancing shanghai yang menutupi zipper memberikan tampilan yang unik.
Obsidian Shadow vs Midnight Indigo
Setiap jaket diproses wash secara manual satu per satu, jadi nggak akan ada dua jaket yang punya pola fading yang benar-benar sama.
-
Obsidian Shadow (Black Wash): Buat kamu yang ingin tampil lebih misterius dan maskulin.

-
Midnight Indigo (Blue Wash): Pilihan buat pecinta denim sejati yang suka tampilan vintage yang tak lekang waktu.

