Cargo Pants: Dulunya Seragam Perang, Sekarang Jadi Andalan Kita Sehari-hari

Pernah terpikir nggak kenapa celana cargo punya banyak kantong di samping? Kalau kamu merasa itu cuma buat gaya-gayaan agar kelihatan rugged, kamu nggak sepenuhnya salah. Tapi, sejarah di balik celana ini jauh lebih dalam dari sekadar estetika streetwear yang kita lihat sekarang.

Lahir dari Kebutuhan Medan Perang

Cargo pants sebenarnya bukan lahir di studio desain fashion, melainkan di barak militer. Pertama kali diperkenalkan oleh militer Inggris pada akhir 1930-an, celana ini dirancang dengan satu tujuan utama: fungsionalitas.

Kantong besar di samping—yang sekarang kita kenal sebagai cargo pocket—awalnya dipakai tentara untuk menyimpan peta, amunisi, sampai kotak P3K agar mudah dijangkau saat mereka sedang bergerak aktif di medan tempur.

Trivia: Kenapa Bisa Sampai ke Lemari Kita?

Setelah perang selesai, stok pakaian militer yang melimpah atau surplus mulai masuk ke dunia sipil. Karena bahannya yang kuat dan kantongnya yang banyak, celana ini langsung jadi favorit para pekerja lapangan, pendaki gunung, hingga komunitas outdoor. Mereka butuh celana yang tangguh dan siap diajak kerja keras, persis seperti nilai yang kita pegang di KENT&CREW.

DNA Utilitarian yang Tetap Hidup

Hari ini, kita bisa menemukan cargo pants di mana saja—mulai dari titik kumpul anak muda di tengah kota sampai dipakai untuk beraktivitas intens. Meskipun sekarang potongannya lebih modern dan pilihannya macam-macam, DNA-nya tetap sama: utilitarian.

Poin utamanya adalah siap bergerak dan fungsional untuk mendukung keseharian kita. Kami merancang koleksi cargo ini untuk kamu yang menghargai sejarah ketangguhan, tapi tetap ingin tampil sharp di setiap momen.